Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

Lelah

Banyak kekecewaan atas sikap, perilaku, dan juga reaksi. Lantas bolehkah kalau aku juga berlaku demikian? Berat yaa jadi orang baik, kita harus berpura-pura nothing happened ketika sebetulnya banyak luka yang kita rasakan. Pantas saja pahala yang Allah janjikan itu tak terbatas, untuk mereka yang mau bersabar. Gesekan-gesekan itu semakin nyata. Bahkan terhadap hal yang terlihat sepele. Sesederhana bersyukur dan senang atas kehadiran, sesederhana menunjukkan rasa senang atas sebuah pemberian. Bukankah hal tsb mudah dilakukan? Aneh, kok malah saya yang jadi berpikir, ini kebaikan saya kurang kah? Ya Allah… perihal memaafkan mungkin sulit, tapi semoga segala harap dan doa-doa baikku untuknya masih Kau dengar. Doa baik itu akan terus aku langitkan, bahkan lebih banyak dari sebelum-sebelumnya. Dan untuk hatiku, semoga kian lapang meski selalu teriris Kita hapus lagi lukanya perlahan, meski akan perih Tak apa, bukankah Allah yang akan balas kebaikan? Kehangatanku bisa mendingin Kelembutanku...

Menata Ulang Hati yang Sempat Sesak

Sebelum masuk bulan ini sudah di titik yang gabisa nangis karena saking banyaknya hal yang dipikirin. Bukan karena masalah pribadi, lebih ke masalah orang sekitar yang mau gamau aku juga terkena dampaknya. Bukan main lagi, karena sudah mengganggu aktivitas keseharianku. Awalnya ga pengen dipikirin banget-banget karena sudah terlalu lelah dengan ina itunya, tapi...... "Mba, sekelompok sama siapa to?" lontaran pertanyaan sederhana (basa-basi juga) yang seharusnya bisa kujawab dengan lugas tanpa perlu pikir panjang karena ya memang sedang menjalaninya. Namun, justru pertanyaan itu yang menjadi sinyal bahwa aku memang sedang ga baik-baik saja. Kenapa? Karena aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Aku berpikir keras saat itu, tapi tetap tidak bisa menjawab siapa saja anggota kelompokku. Mukaku memerah, kata teman sebelahku. Temanku menoleh ke arahku karena ia juga bingung kenapa aku diam saja. Kemudian dengan tawa yang renyah, ia membantuku menjawab pertanyaan tersebut. Hfttt... ...